Berikut Sekolah-sekolah Ini Punya Konsep yang Super Unik

Sekolah biasanya cuma berwujud bangunan resmi dengan beberapa area serta layanan penunjangnya. Nah, bagaimana ya jika sekolah dibuat dengan rencana yg tidak biasa serta unik hingga, dapat dipikir bukan suatu sekolah?

Ada lho Bun sekolah-sekolah yg miliki rencana unik hingga penampakan bahkan juga programnya lantas termasuk tidak biasa, ikut out of the box. Apakah saja sich sekolah-sekolah itu? Dibawah ini, Bun daftarnya seperti dirangkum HaiBunda dari beberapa sumber.

Baca Juga : Cara Menghitung Akar Pangkat 3

1. P-TECH High School di Brooklyn, New York

P-TECH High School ini dibuka oleh IBM, perusahaan IT terkenal pada tahun 2011. Dari namanya, jelas sekali ya Bun jika sekolah ini berbasiskan technologi. P-TECH Higs School tawarkan program yg ‘menjembatani’ sekolah dengan universitas. Di program itu, beberapa murid yg udah lulus dari bangku SMP dapat meniti pendidikan saat 6 tahun. Sehabis lulus dari program itu, murid dapat lekas mendapat titel sarjana di universitas berbasiskan technologi ikut di New York. Wah, apik ya!

Pengetahuan yg di ajarkan disana semua berbasiskan STEM (Science Technology Engineering Math) . Di tahun 2017 ini, P-TECH High School baru-baru ini meluluskan angkatan pertama mereka lho, Bun. Sang pencetus sekolah, Stanley Litow menuturkan kalau sekolahnya tidak cuma mempertemukan beberapa siswanya buat dapat cepat memperoleh titel sarjana, namun ikut supata mereka dapat bisa karier menjanjinkan di hari depan.

2. Steve Jobs School di Amsterdam, Belanda

Murid-murid di sekolah ini membuat pendidikan serta metode pembelajarannya sendiri. Pada awal tahun pelajaran, mereka dapat melakukan Perorangan Development Planning (IDP) . Tiap-tiap 6 minggu sekali, IDP semasing anak dapat dievaluasi oleh beberapa muridnya sendiri, orang
tua serta pelatih. Kok ada pelatiha? Iya Bun, di sini murid menyebutkan pendidik menjadi pelatih, bukan guru.

” Dari pelajari IDP itu selanjutnya bakalan ketahuan, murid itu tertarik pada sektor apakah, ” kata Maurice de Hond bertindak sebagai pendiri sekolah. Semua murid kelas 4 sampai 12 dapat mendapat iPad komplet dengan aplikasi teristimewa dari sekolah. Kata Maurice, di Steve Jobs School, semua anak tidak dibeda-bedakan lantaran semasing miliki minat sendiri pada sektor khusus.

3. Brightwork School di San Fransisco, California

Sekolah yg dibuat oleh Gever Tulley pada 2011 sungguh-sungguh sekolah yg tidak biasa, Bun. Beberapa murid di ajarkan beberapa hal ‘berbahaya’ yg dilarang oleh orang-tua mereka. Semua murid dari TK A sampai kelas 12 dibawa bermain kotor-kotoran, bermain api, pakai perabotan rumah yg tidak aman untuk anak kecil serta bikin karya seni.

Kata Gever, beberapa murid dibawa serta dirangkul buat serta dalam pendidikannya sendiri. Dengan berikut, diinginkan beberapa murid dapat lebih terdorong meningkatkan ketrampilan serta minatnya semasing. Tahu tidak, Bun? Sekolah ini penuh dengan perkakas serta karya seni beberapa murid lho.

4. Innova School di Peru

Artikel Terkait : Cara Menghitung Zakat Mal

Sekolah yg berpusat di Peru ini adalah sekolah yg dibuat oleh pebisnis miliarder Carlos Rodriguez-Pastor dengan pemberian suatu firma design IDEO pada tahun 2011. Sekarang ini, sekolah itu telah miliki 29 cabang di semua dunia. Berbasiskan tech-heavy online learning, beberapa murid di sekolah mendapat pelajaran lewat internet.

Uniknya, murid di sekolah Innova cuma belajar sampai kelas 11 saja. Buat cost per bulan, orang-tua cuma merogoh kocek lebih kurang Rp 1, 7 juta. Cukuplah bisa dijangkau kan Bun buat sekolah berbasiskan technologi serta internasional?

5. Carpe Diem School di Aiken, Ohio

Jika disaksikan di luar ataupun interiornya, sekolah ini persis sekali seperti gedung perkantoran. Dipenuhi cubicle yg bersekat-sekat ala kantor, nyata-nyatanya ada tujuannya, Bun. Sang CEO Dr Robert Sommers memaparkan jika sekolah ingin beberapa murid berkonsentrasi serta capai targetnya semasing.

Tiap-tiap cubicle ada komputernya serta jadi tempat buat semasing murid belajar sama dengan minatnya. Bukan ikut punya tujuan supaya murid lebih individualis, namun Robert ingin supaya murid-muridnya siap menantang hari depan serta dapat sukses di sektor yg mereka senangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *