Simak Yuk Jalur Wisata Anyer Hingga Tanjung Lesung Beranjak Normal

Arah wisata di lokasi Pantai Anyer sampai Tanjung Lesung udah berangsur normal. Awal mulanya arah itu tertutup masa tsunami di Selat Sunda, yang menerjang lokasi pesisir Banten serta Lampung pada Sabtu (22/12) .

Ketua Team Tourism Crisis Center, Guntur Sakti, menjelaskan arah itu udah normal serta dapat dilintasi baik dari arah Cilegon ataupun Pandeglang.

” Sudahlah tidak ada puing-puing yang melintang di tubuh jalan. Hal semacam itu karena usaha keras team kombinasi TNI, Polri, Basarnas, serta Kementerian atau Instansi berkaitan, ” papar Guntur Sakti di Pandeglang, Banten, Selasa (25/12) .

Lihat ikut :

Menurut Team TCC Kemenpar di selama Pantai Anyer sampai Tanjung Lesung, orang yang bangunannya terdampak perlahan-lahan turut bersihkan bangunan.

Dermaga untuk kapal serta speedboat yang ada di Lokasi kurang lebih Pantai Carita alami rusaknya, dan sejumlah speedboat ikut rusak gara-gara tsunami.

” Untuk kelistrikan memang dalam proses normalisasi, dan untuk telekomunikasi tdk ada permasalahan, ” kata Guntur Sakti.

Dan, dia meneruskan, amenitas di Kabupaten Pandeglang cukuplah banyak terdampak masa tsunami.

Guntur mengemukakan petaka itu menyebabkan kerusakan 69 hotel serta villa, dan 60 warung makan serta toko rusak.

” Sejumlah 50 penginapan serta hotel tdk berefek pada rusaknya, tapi berefek pada tdk terdapatnya pengunjung di kurang lebih Carita, ” lanjut Guntur Sakti.

Selain itu sarana umum pariwisata di selama jalan itu, masih juga dalam proses pembersihan. Untuk jaringan listrik udah memiliki fungsi.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) selalu kerjakan pembaruan kabar lewat info sah untuk hindari berita palsu (hoaks) .

” Team TCC terjun serta memonitor langsung biar kami selamanya up-date tentang perubahan situasi dari sana, utamanya berkaitan wisatawan serta 3A terdampak. Moga-moga, itu semua dapat bikin kondisi makin jelas. Sedikit hoaks, tdk membuat kepanikan, serta semua dapat melalui kondisi ini dengan baik, ” pungkasnya.

Sesaat di Lampung Selatan ada dua kecamatan yang terdampak tsunami, adalah Kalianda serta Rajabasa. Ke-2 daerah itu miliki tempat wisata yang sejauh ini berubah menjadi kantong wisatawan Nusantara (wisnus) , khususnya kala berlibur sekolah, Natal, serta tahun baru.

Di Kecamatan Kalianda, ada dua area yang terdampak, ialah Pantai Maja serta Batu Kapal, di Desa Maja. Dan di Kecamatan Rajabasa ada tiga area wisata yang terdampak. Semasing Pantai Canti, Banding Resort, serta Pantai Wartawan. Bab infrastruktruktur, listrik serta telekomunikasi disana masihlah lancar.

Guntur menjelaskan pantai-pantai di pesisir Kalianda adalah kantong wisnus dari Lampung serta beberapa dari Propinsi Banten. Bukan hanya itu, wisman kadangkala ikut ketujuan pantai di kurang lebih Kalianda untuk berpergian ke Pulau Sibesi serta ke Gunung Anak Krakatau.

” Sejumlah besar yang terdampak tsunami di Lampung Selatan ialah atraksi alam seperti pantai serta pulau. Tapi untuk atraksi yang berbasiskan budaya serta hasil, belum pula terdata serta tengah dalam usaha penyelarasan, ” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *